Kami para Rektor /Ketua Perguruan Tinggi Katolik Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK) sangat resah dengan kondisi di tanah air tercinta atas rusaknya tatanan hukum dan demokrasi Indonesia menjelang Pemilu Serentak 2024. Praktik penyalahgunaan kekuasaan, kolusi, korupsi dan nepotisme serta penegakan hukum yang semakin menyimpang dari semangat reformasi dan konstitusi negara telah mengoyak hati nurani dan rasa keadilan bangsa Indonesia. Untuk itu kami menyerukan kepada seluruh pihak yang berkepentingan terhadap terselenggaranya Pemilu 2024 yang berkualitas, bermartabat, jujur dan adil:

  1. Presiden dan segenap jajarannya harus menyelenggarakan pemerintahan berdasarkan azas-azas pemerintahan yang baik serta memegang teguh sumpah jabatannya sesuai tugas pokok dan fungsinya, untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia dengan memerangi kolusi, korupsi dan nepotisme serta melakukan penegakan hukum dengan tidak menggunakan sistem tebang pilih dan selalu menjunjung tinggi etika dalam bekerjanya.
  2. Penyelenggara pemilu menjunjung tinggi azas pemilu yang LUBER JURDIL untuk menjamin hak setiap orang yang memiliki hak pilih agar dapat menggunakan hak pilihnya secara bebas sesuai dengan hati nuraninya tanpa mendapat tekanan dalam bentuk apapun.
  3. Aparat negara baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) maupun Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) selalu bersikap netral dan tidak memihak pada pihak-pihak tertentu.
  4. Negara wajib menghormati, melindungi dan memnuhi hak kebebasan berekspresi setiap warga negaranya sebagai bagian dari hak asasi manusia.
  5. Mengutamakan pendekatan damai tanpa kekerasan dalam masa kampanye sampai dengan saat pelaksanaan pemilihan umum dan sesudahnya.
  6. Semua Perguruan Tinggi di Indonesia terlibat aktif melakukan pemantauan dan pengawasan di saat pemilihan umum

Surabaya, 3 Februari 2024
Rektor/ Ketua Perguruan Tinggi APTIK

NoNamaUnit
1Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M.Universitas Atma Jaya Yogyakarta /
Koordinator Jaringan Perguruan Tinggi APTIK
2Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., PhD., AptUniversitas Katolik Widya Mandala Surabaya
3Prof. Dr. Johanis OhoitimurUniversitas De Lassalle Manado
4Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S.,
Ph.D.
Universitas Sanata Dharma
5Dr. Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si. Universitas Katolik Soegijapranata
6Dr. M. Hadi Santoso, S.E., M.M.Universitas Widya Dharma Pontianak
7Prof. Tri Basuki Joewono Ph.D.Universitas Katolik Parahyangan
8Arief Widya Prasetya, M.Kep., NersSekolah Tinggi Kesehatan St. Vincentius a
Paulo
9Fr. Dr. Klemens Mere, S.E., M.Pd.,
M.M., M.H., M.A.P., M.Ak. BHK
Universitas Katolik Widya Karya Malang
10Dr. Wihalminus Sombolayuk, SE., M.SiUniversitas Atma Jaya Makasar
11Dr. Antonius Singgih Setiawan, S.E.,
M.Si.
Universitas Katolik Musi Charitas Palembang
12Siprianus Abdu, S.Si, S.Kep, Ns, M.KesSTIKes Panti Rapih Yogyakarta
13Mestiana Br Karo S.Kep., Ns., M.Kep.,
DNS (Sr. M. Felicitas FSE)
STIKES Katolik St. Elisabeth Medan
14Ns. Elizabeth Ari Setyarini, S.Kep.,
M.Kes., AIFO
Universitas Santo Borromeus Bandung
15Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S. (K)Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta
16Adrian Adiredjo OP., STL., MA.,
S.Th.D.
Universitas Katolik Dharma Cendika Surabaya
17P. Dr. Philipus Tule, SVDUniversitas Katolik Widya Mandira, Kupang
18Sr. Veronica Dwiatmi Widyastuti, CB. M.PdSTIK Sint Carolus, Jakarta
19Wilhelmus Yape Kii, S.Pt., M.Phil.Universitas Katolik Weetebula
20Henny Y. Pongantung, Ns., MSN,
DN.Sc
Sekolah Tinggi Kesehatan Gunung Maria
Tomohon
21Prof. Dr. Maidin Gultom, SH., M.Hum.Universitas Katolik St. Thomas, Medan
22Augustinus Widyaputranto, M.SiDirektur Program APTIK