Berita & Peristiwa

Kaji Sport Science, Mahasiswa UAJY Menang Dalam Parade Jurnalistik

Yogyakarta – Tim Hagia yang berisi tiga mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil meraih juara I dalam ajang Epicentrum Unpad, khususnya lomba Parade Jurnalistik. Mereka membahas mengenai sport science yang dikupas dalam sebuah riset jurnalistik berjudul “Yang Luput dari Olahraga Indonesia” di Universitas Padjajaran, Bandung.

Epicentrum Unpad 1

Mereka adalah Natasha Deborah Panjaitan, Cynthia Deavy Firstiana, dan Aloysius Brama Adintyo yang bergabung menjadi Tim Hagia. Ketiganya merupakan mahasiswa Ilmu Komunikasi dari beragam angkatan, 2014 hingga 2016.

Dalam Parade Jurnalistik tersebut, Tim Hagia mengupas mengenai sport science. Hal tersebut berdasarkan tema yang diangkat oleh penyelenggara, yakni “Data Journalism to Solve the Nation’s Problem”. Masalah yang dibahas mengenai kondisi olahraga di Indonesia serta solusi untuk memperbaikinya.

Sport science adalah ilmu pengetahuan untuk mengembangkan olahraga yang mencakup sifat multidimensi, baik biologis dan psikologis. Unsur ini punya peran strategis dalam UU tapi dalam implementasinya masih minim,” ujar Bram pada Rabu (22/11).

Para peserta ditantang untuk membuat sebuah proyek jurnalistik berdasarkan jurnalisme presisi. Sehingga hasil akhirnya berupa infografis, artikel, dan videografis.

Dinamika perlombaan berjalan pada 27 Oktober-16 November 2017. Hanya lima finalis terpilih yang kemudian akan mempresentasikan hasil kerjanya. Mereka berasal dari UAJY, Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Tim Hagia memiliki motivasi tersendiri mengikuti Parade Jurnalistik dalam Epicentrum Unpad 2017. Seluruh anggota menyadari, belajar secara akademis dan aktif berorganisasi tidaklah cukup.

“Aku merasa aktif hanya di kampus, jadi mulai tergerak juga untuk mencari dan mengikuti lomba,” kata Natasha sambil tersenyum.

Epicentrum Unpad 3

Seluruh finalis mendapat tantangan baru dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) sebagai kelanjutan dari kompetisi Parade Jurnalistik. Kemenpora menyuguhkan beberapa data yang kemudian perlu dianalisis oleh para finalis. Dengan tema yang berbeda, mereka perlu mengkaji dan menyampaikan hasil akhirnya pada Kemenpora. Harapannya, hasil analisis yang berupa artikel dan infografis dapat berpengaruh terhadap pengambilan kebijakan oleh Kemenpora.

“Kelompok kami mendapat project dengan tema perilaku remaja yang destruktif. Tema tersebut berbeda dengan para finalis lainnya,” tambah Natasha.

Lainnya: