Berita & Peristiwa

Mahasiswi FISIP UAJY Presentasikan Riset Isu Kesehatan Perempuan Di Korea Selatan

Lourentia Kinkin dan Yosepha Debrina, Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Atma Jaya (FISIP UAJY) memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil riset mereka dalam ajang 2017 International Student Writing Competition on Girls’ Health. Kompetisi riset yang diadakan oleh Ewha Women University, Korea Selatan tersebut diselenggarakan sejak 15 September hingga 14 November 2017. Meskipun belum berhasil meraih juara, namun kedua mahasiswi tersebut berhasil menjadi satu dari 12 peserta yang mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil riset mereka di Korea Selatan.

CE0A8355

Kompetisi tersebut sendiri mengangkat tema tentang kesehatan perempuan. Tema tersebut diakui oleh Kinkin dan Eva sebagai tantangan tersendiri. “Meskipun temanya berbeda dengan disiplin ilmu yang kami pelajari, kami coba untuk mencari celah agar menemukan relevansinya,” tutur Kinkin.Lebih lanjut mereka bercerita tentang hal-hal menarik dalam proses pengerjaan riset tersebut. “Ketika proses pengerjaan riset, kami baru menyadari bahwa ternyata pengumpulan formulir sudah ditutup,” papar Kinkin. Namun beruntung panitia penyelenggara memberikan dispensasi.

CE0A8381

Setelah melalui berbagai proses seperti mencari referensi tentang tema terkait serta konsultasi dengan dosen pembimbing, maka diangkatlah topik mengenai ketersediaan pembalut bagi pengungsi di Indonesia. Mereka sendiri membutuhkan waktu sekitar 7 hari untuk mengerjakan riset tersebut termasuk mencari data dengan mewawancarai relawan di posko pengungsian Gunung Agung, Bali dan mantan pengungsi bencana alam yang lain.

“Selain itu kami juga mewawancarai pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta mencari data dengan instansi terkait,” jelas Kinkin ketika diwawancarai Selasa (21/11) lalu.

Kesempatan presentasi di tingkat internasional tidak pernah terbayangkan di benak mereka mengingat motivasi awal mereka yang hanya iseng. Menjadi juara I dalam kompetisi riset sebelumnya menjadi modal awal mereka untuk percaya diri menapaki kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami sudah bersyukur sekali bisa lolos sampai tahap presentasi mengingat waktu persiapan kami yang tidak panjang. Apalagi mengingat tidak banyak mahasiswa yang tertarik dengan riset,” papar Eva.93853Mereka berdua pun mengakui, kompetisi riset memiliki tantangan sekaligus memiliki kelebihannya tersendiri. Menurut mereka, tantangan dalam kompetisi riset adalah peserta dituntut untuk menemukan data yang valid sehingga dapat mendukung gagasan yang diusung. “Sekaligus dari situ kita sebagai periset bisa membuka wawasan lebih detail tentang hal-hal yang selama ini mungkin luput dari perhatian”, tambah Eva.

Kompetisi International Student Writing Competition on Girls’ Health merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh Ewha Womans University, Korea Selatan.  Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori peserta yaitu bagi mahasiswa dan pelajar. Pada kategori mahasiswa, juara kompetisi berhasil disapu bersih oleh peserta yang berasal dari Korea Selatan. Juara I ditempati oleh karya ilmiah berjudul Improvement of Sexual Health of Nepali Girls Through Sexual Knowledge Application ‘WING’. Juara II ditempati oleh karya ilmiah berjudul Community Focused Approach Towards Female Genital Mutilation in Somalia. Sedangkan Juara III ditempati oleh karya ilmiah berjudul Overcoming Challenges and Barriers to Menstruation in Nepal.

CE0A8319 (1)

Lainnya: