Berita & Peristiwa

Kejar Mimpi Di Era Digital

Generasi muda sekarang harus memiliki kreativitas, mampu melihat peluang dan terus berjuang supaya bisa meraih mimpi.  Oleh sebab itu, CIMB Niaga berkerja sama dengan Kantor Kemahasiswaan, Alumni dan Campus Ministry Universitas Atma Jaya Yogyakarta (KKACM UAJY) meyelenggarakan acara Leaders Camp dengan tema “Leadership for Creativity and Innovation in Digital Age”. Acara tersebut berlangsung  di Auditorium Kampus 2 UAJY Senin (30/10) dan diikuti oleh lebih kurang 600 peserta.

1

Acara ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Tigor Siahaan selaku CEO CIMB Niaga,  Maudy Ayunda selaku Co-Founder dari Kejar Mimpi, dan Angkie Yudistia selaku founder dan CEO dari Thisable . Tujuan diadakan acara ini yaitu memotivasi dan membantu generasi muda meraih mimpi-mimpinya sehingga membuat Indonesia lebih baik.

2

Di era digital, perubahan-perubahan sangat cepat terjadi karena adanya internet. Berbagai ilmu dapat diperoleh melalui  penggunaan internet. Pekerjaan-pekerjaan yang dulu tidak pernah terpikirkan kini menjadi pekerjaan yang mendatangkan keuntungan besar misalnya seperti youtuber. Oleh sebab itu proses bermimpi di era digital berbeda dengan zaman dahulu.

3

“Proses bermimpi anak muda zaman dulu adalah linier, yaitu kita harus berjalan lurus dan fokus pada satu tujuan. Akan tetapi pada era digital ini, generasi muda harus peka terhadap keadaan sekitar dan peluang yang mungkin dapat membawa kita ke tempat atau sebuah mimpi yang lebih baik,” jelas Maudy Ayunda.

4

Era digital telah menjangkau berbagai generasi muda termasuk generasi muda yang memiliki kebutuhan khusus. Pada acara tersebut, Angkie Yudistia membagikan pengalamannya dalam meraih mimpi meskipun memiliki gangguan pendengaran.

“Kemajuan teknologi sangat membantu saya dan teman-teman saya yang memiliki kebutuhan khusus untuk meraih mimpi. Zaman dahulu ketika ingin berkomunikasi, orang-orang cenderung menggunakan telepon namun sekarang sesorang dapat berkomunikasi dengan mengirim pesan. Hal tersebut sangat memudahkan tuna rungu dan tuna wicara. Sekarang tuna netra juga dapat mengoperasikan telepon seluler karena terdapat aplikasi yang membantu mereka,” jelas Angkie.

5

Tigor Siahaan selaku CEO CIMB Niaga mengungkapkan bahwa memiliki kebutuhan khusus tidak menjadi penghalang bagi orang untuk mengejar mimpi.

“Saat ini, orang-orang yang memiliki kebutuhan khusus dapat memiliki pekerjaan sama seperti yang lain. Perusahaan-perusahaan banyak yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi mereka, termasuk CIMB Niaga. Oleh sebab itu mereka tidak boleh putus asa dalam mengejar mimpi,” tambah Tigor.

Lainnya: